Tuesday, 15 May 2012

Kuku Macan kok Dimakan!!

Saat waktu saya masih kecil dulu, pas lagi lewat Jl. Slamet Riyadi, berjejeran berbagai jajan-jajanan, tiba-tiba saya kaget dengan jajajan kuku macan, dalam pemikiran saya Ioh!! Kok kuku macan dijadikan makanan sih kan kasihan macannya kukunya diambil buat dijadikan makanan & siapa yang berani coba makan kuku macan?
Pasti nggak ada yang mau makan kuku macan yang terkenal buas itu. 
Selidik menyelidik, ternyata itu Jajanan Khas Samarinda “amplang kuku macan”. Awalnya saya takut untuk makan Amplang Kuku Macan karena namanya yang serem dan bikin saya takut, suatu ketika orang tua saya beli jajanan Amplang Kuku Macan tersebut, sebenarnya saya nggak tau kalau itu Amplang kuku macan, pas  saya makan tuh Amplang kuku macan, orang tua saya kasih tau saya, ini loh namanya kuku macan yang jual di Jl. Slamet Riyadi itu, saya ya kaget dan ternyataaaa rasanya tuh emmmmm!!! Berdendang di lidah dan rasanya itu loh yang kagak nahan dan gak bias saya lupain, kalau di andaikan rasa Amplang Kuku Macan tuh kayak seorang pacar lagi merindukan pacarnya, yah kayak saya kalau gak makan Amplang Kuku macan pasti rindu pengen makan Amplang Kuku Macan yang gurih dan renyah, yang bikin saya bernostalgia dan memberikan kesan romantic yang tak terlupakan dengan kuku macan itu walaupun kalau saya lagi keluar kota pasti harus membawa Amplang Kuku Macan, selain untuk bekal pastinya juga buat oleh-oleh para keluarga.


Kenapa disebut dengan kuku macan? Karena ya bentuknya itu ya kayak kuku macan, jadi ya oke-oke saja kalau kita sebut kuku kucing kah, kuku buaya kah, atau hewan hewan yang kukunya menyerupai kuku macan, tapi ya warga Kalimantan menyebutnya dengan sebutan kuku macan. Bahan utama dari kuku macan adalah Ikan Pipih atau Ikan Belida, tepung kanji, telur, gula, garam, dan penyedap rasa(sesuai racikan bumbu sendiri). Proses pembuatan amplang kuku macan sangatlah mudah, daging ikan pipih segar yang sudah dibersihkan diambil dagingnya kemudian digiling. Setelah daging ikan digiling kemudian dicampur bumbu dan tepung kanji, lalu diaduk hingga merata. Adonan itu kemudian dibentuk dengan tangan sesuai dengan keinginan, atau dicetak jika akan dibuat kuku macan setelah dicetak barulah adonan yang sudah digiling dan dicetak kita goreng dalam minyak panas 1000C selama ±30 menit agar benar-benar matang dan selama penggorengan aduk lah terus agar tidak hangus, kemudian amplang yang telah digoreng didinginkan untuk membuang sisa-sisa minyak, terakhir tinggal lepp!! Enak tenan (mau coba bikin sendiri).


Tapi sayang karena sekarang ikan pipih/ikan belida makin sulit untuk mencarinya karena populasinya sangat mengenaskan hal ini disebabkan karena proses memancing yang tidak ramah lingkungan, pencemaran lingkungan dan lain-lainnya, sehingga banyak produksi Amplang kuku macan mengganti bahan utama menjadi ikan tenggiri. Namun, tentu saja cita rasa Amplang Kuku macan akan sedikit menggalami perubahan.

Ikan  Belida adalah ikan sungai yang gurih dagingnya dan banyak durinya. Ciri khas dari ikan belida adalah berpunggung pisau yang meninggi sehingga bagian perut terlihat lebih lebar dan pipih.

Ikan Belida/Ikan Pipih

Sangat disayangkan kalau bahan utama dari amplang kuku macan terancam punah, padahal banyak masyarakat Kalimantan yang sangat menyukai amplang kuku macan bahkan orang-orang dari luar daerah Kalimantan pun banyak yang menyukainya dan ratusan masyarakat yang menjual amplang kuku macan akan terancam bangkrut.

Perlu segera mencari cara untuk melestarikan ikan belida/ikan pipih agar menjaga cita rasa amplang kuku macan khas Samarinda.



Tak Kenal Maka Tak Sayang
Tak Kenal Kalimantan Timur Maka Tak Sayang Samarinda
Tak Kenal Samarinda Maka Tak Sayang  Amplang Kuku Macan
Tak Kenal Amplang Kuku Macan Maka Tak Sayang Wisata Kuliner Samarinda

No comments:

Post a Comment